REDAKSI88.com, Beijing — Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri acara Indonesia-China Bussiness Forum 2024 di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), pada Minggu (10/11/2024).
Dalam kesempatan ini, Prabowo mengatakan dirinya banyak belajar dari para filsuf China dan memegang prinsip yang diajarkan oleh salah satu filsuf Tiongkok, yaitu perbanyak teman dan jangan ada musuh.
Pepatah itu kemudian Prabowo ucapkan 'seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak'. Pepatah tersebut ia ucapkan dalam bahasa China.
Baca Juga: Menunggu Keputusan Prabowo, Kemensos Usulkan 16 Nama untuk Gelar Pahlawan Nasional
"Salah satu prinsip panduan saya yang kuat adalah seribu teman terlalu sedikit, satu musuh terlampau banyak, yīqiān gè péngyǒu tài shǎo, yīgè dírén tài duō," kata Presiden Prabowo dalam bahasa Inggris kemudian diikuti bahasa Mandarin, yang selanjutnya disambut tepuk tangan para peserta forum.
Seperti diketahui, Prabowo baru saja menjadi saksi penandatanganan kerja sama antara perusahaan Indonesia dan Tiongkok. Acara ini digelar oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Komite Tiongkok (KIKT).
Prabowo menilai kolaborasi ini akan menjadi faktor untuk menstabilkan dan menaikkan atmosfer kerja sama di Asia.
Baca Juga: Timnas Futsal Indonesia Sabet Gelar Juara ASEAN Futsal Championship 2024, Akhiri Penantian 14 Tahun
"Kita harus memberikan contoh bahwa di era modern ini, kolaborasi bukan konfrontasi adalah jalan untuk perdamaian. Indonesia sangat jelas, kita selalu nonalign. Kita selalu menghormati semua kekuatan besar di dunia," ucapnya.
Prabowo meyakini bahwa hanya melalui kerja sama dan kolaborasi, maka akan tercipta kesepahaman, perdamaian, serta kemakmuran.
"Mari kita bekerja untuk saling memahami, memberikan kedamaian, dan kemakmuran untuk rakyat kita masing-masing, dan rakyat di seluruh wilayah Asia dan dunia," kata Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Subianto Menghidupkan Semangat Nusantara dengan Lagu Maluku O Ulate di Beijing
Ia pun berharap hubungan antara Indonesia dan Tiongkok bisa tetap terjalin selamanya. Selain itu, Prabowo juga mengatakan Indonesia terbuka untuk berbagai investasi dari Tiongkok.
Adapun kerja sama yang telah diteken antara sektor bisnis Indonesia dan Tiongkok ini nilainya mencapai 10,07 miliar dolar Amerika Serikat (AS).
Artikel Terkait
Prabowo dan Xi Jinping Saksikan Penandatanganan MoU Kerja Sama Indonesia dan Tiongkok
Wapres Gibran Rakabuming Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2024 di TMPN Kalibata, Wariskan Semangat Nasionalisme
CEO Promedia Agus Sulistiyono: Desakan Stop Impor Beras, Sapi, dan Daging Beku Demi Lindungi Petani
PT Agricinal dan Forum Masyarakat Bumi Pekal Memanas! Dugaan Provokatif dan Adu Domba Dimainkan
Prabowo Subianto Menghidupkan Semangat Nusantara dengan Lagu Maluku "O Ulate" di Beijing
Menunggu Keputusan Prabowo, Kemensos Usulkan 16 Nama untuk Gelar Pahlawan Nasional