REDAKSI88.com - Insiden tragis terjadi di Pantai Drini, Gunungkidul, Yogyakarta, ketika 13 siswa SMP Negeri 7 Mojokerto terseret ombak akibat rip current.
Dalam kejadian ini, 9 siswa berhasil diselamatkan, sementara 4 lainnya meninggal dunia setelah terbawa arus laut yang deras dan sulit diprediksi oleh pengunjung.
“13 korban bermain air di jalur rip current yang merupakan jalur kapal. Petugas sudah berulang kali memperingatkan, tetapi tidak dihiraukan,” ujar Surisdiyanto.
Berdasarkan laman BMKG, rip current adalah arus kuat yang bergerak menjauh dari pantai, sering kali tidak terlihat jelas tetapi sangat berbahaya bagi perenang.
Baca Juga: Bocah 10 Tahun di Nias Jadi Korban Kekerasan, Polisi Ungkap Fakta Baru
Fenomena ini terjadi akibat pertemuan ombak yang sejajar garis pantai, menciptakan arus balik berkecepatan tinggi yang bisa menyeret orang ke tengah laut dengan cepat.
Kecepatan rip current bisa melebihi 2 meter per detik. BMKG menyebutkan arus ini bahkan dapat menyeret perenang andal sekalipun ke perairan yang lebih dalam.
Setelah peristiwa tragis ini, banyak netizen bertanya mengapa tidak semua pantai memiliki tanda peringatan pada area rip current untuk menghindari kejadian serupa.
Menurut BMKG, mengenali rip current sangat sulit karena kehadirannya bergantung pada kondisi ombak, gelombang, serta struktur dasar laut di pantai tertentu.
Baca Juga: Trump Hentikan Bantuan Obat HIV, Indonesia Kena Imbas, Menkes Siapkan Langkah Antisipasi
Apakah Semua Pantai Memiliki Rip Current?
Tidak semua pantai memiliki rip current. Pantai dengan ombak kecil atau tanpa ombak biasanya tidak mengalami fenomena ini secara signifikan.
Rip current dapat terbentuk di celah antara gundukan pasir, dermaga, atau terumbu karang yang menghambat aliran balik ombak ke laut.
Arus ini memiliki variasi dalam daya tarikannya. Terkadang, arus rip berhenti tepat di luar zona ombak pecah, tetapi bisa juga mencapai ratusan meter ke laut.
Artikel Terkait
Prabowo, TNI-Polri Harus Mawas Diri dan Mengoreksi Diri dalam Menjalankan Tugas
Perdes TPR Desa Air Sebayur Cacat Hukum, Menanti Aksi Saber Pungli, Menindak ataukah Melegalkan?
Modifikasi Cuaca Dilakukan di Jawa Tengah untuk Mengurangi Intensitas Hujan, Inilah Beberapa Wilayah yang juga Lakukan Hal Serupa
Beberapa Wilayah Cegah Banjir dengan Modifikasi Cuaca, Ternyata Jika Tak Efektif Bisa Berdampak Buruk bagi Masyarakat
Trump Hentikan Bantuan Obat HIV, Indonesia Kena Imbas, Menkes Siapkan Langkah Antisipasi
Bocah 10 Tahun di Nias Jadi Korban Kekerasan, Polisi Ungkap Fakta Baru