Terkini, sebagai penggantinya, Nestle menunjuk Philipp Navratil, eksekutif senior yang sebelumnya memimpin merek kopi Nespresso.
Baca Juga: Instruksi Presiden, Kementerian PU Data Fasilitas Umum Rusak Pascademo untuk Rehabilitasi
Navratil dianggap memiliki pengalaman luas serta pemahaman mendalam terhadap bisnis perusahaan.
“Meski begitu, pihak Nestle tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai detail hubungan asmara Freixe maupun identitas karyawan yang terlibat. Langkah ini dianggap sebagai bentuk menjaga privasi kedua belah pihak,” tulis Sky News.
Saham Nestle, yang selama ini menjadi andalan di bursa Swiss, kini semakin tertekan.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Demo Damai Dilindungi, Perusuh Akan Ditindak Tegas
Dalam lima tahun terakhir, nilainya turun hampir sepertiga, tertinggal jauh dibandingkan perusahaan makanan lain di Eropa.
Hingga kini, sebagian investor berharap pergantian pimpinan kali ini mampu membawa angin segar bagi Nestle.
Terlebihnya, Navratil dinilai memiliki rekam jejak positif saat menakhodai Nespresso, terutama dalam inovasi produk.***
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Demo Damai Dilindungi, Perusuh Akan Ditindak Tegas
Instruksi Presiden, Kementerian PU Data Fasilitas Umum Rusak Pascademo untuk Rehabilitasi
Prabowo Pastikan Aspirasi Rakyat Didengar: DPR Cabut Tunjangan hingga Kunjungan Luar Negeri
BI Pastikan Suku Bunga Kredit Berangsur Turun, tapi Transmisi Perlu Waktu
PBB Tekankan Dialog dan Transparansi dalam Penanganan Aksi Protes di Indonesia