Redaksi88.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan jumlah perusahaan tercatat di pasar modal terus bertambah hingga 2029.
Lembaga ini membidik total 1.200 perusahaan yang sudah melantai atau melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) pada tahun tersebut.
Sebelumnya, sudah ada 14 emiten saham dan 2 emiten Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) yang masuk ke bursa.
Total nilai emisi dari pencatatan tersebut mencapai Rp8,49 triliun pada 8 Agustus 2025.
Selain itu, masih ada 13 calon emiten yang berada dalam pipeline IPO hingga akhir tahun.
Jika semua terealisasi, nilai efektif emisi diperkirakan bisa mencapai Rp16,65 triliun.
Terkini, direktur Utama BEI, Iman Rachman, mengungkapkan saat ini total perusahaan yang tercatat di BEI mencapai 954 emiten.
Baca Juga: Liu Jingkang, Miliarder Sekaligus Pendiri Kamera Aksi Insta360 Cetak Rekor IPO di Usia 33 Tahun
Jumlah ini diharapkan terus meningkat seiring meningkatnya minat perusahaan untuk masuk ke pasar modal.
"Targetnya di 2029 ada sekitar 1.200. Ini juga dilakukan terus dengan mempertimbangkan adanya jumlah perusahaan-perusahaan yang masuk lighthouse," kata Iman dalam konferensi pers di Main Hall BEI, Jakarta Selatan, Senin, 11 Agustus 2025.
Istilah lighthouse merujuk pada perusahaan-perusahaan unggulan yang menjadi panutan di industri masing-masing.
Baca Juga: KPAI Tegaskan Pemerintah Berwenang Memblokir Akses Game Online yang Bahayakan Anak
BEI menilai kehadiran mereka dapat mendorong minat perusahaan lain untuk mencatatkan sahamnya.
Artikel Terkait
Tom Lembong Ajak Jadikan Kasusnya sebagai Momentum Berbenah usai Penuhi Undangan Komisi Yudisial
Ingatkan Kader Dukung Pemerintahan Prabowo, Bahlil: Ada Kerja Partai Golkar dalam Pertumbuhan Ekonomi 5,12 Persen
KPAI Tegaskan Pemerintah Berwenang Memblokir Akses Game Online yang Bahayakan Anak
Liu Jingkang, Miliarder Sekaligus Pendiri Kamera Aksi Insta360 Cetak Rekor IPO di Usia 33 Tahun
Terbentur Agenda 17 Agustus, Pengacara Roy Suryo Cs Minta Penundaan Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi: Bukan Mangkir