Langkah ini merupakan wujud diplomasi aktif Indonesia dalam mendorong perdamaian dan bantuan kemanusiaan.
"Inilah cara kami menunjukkan solidaritas. Indonesia memang jauh, tapi rakyat saya merasa bahwa serangan terhadap rakyat Gaza, Palestina, Lebanon, dan Suriah—itu seperti serangan terhadap mereka sendiri," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Indonesia Siapkan Strategi Negosiasi Hadapi Tarif AS meski Posisi Dubes di Washington Lowong
Polisi Temukan Korban Baru, Ungkap Modus Serupa dalam Kasus Priguna Anugerah yang Masih Berstatus Pasien RSHS
Letusan Senjata Pecah, Polisi Bubarkan Massa Penjarah Sawit PT SIL di Bengkulu Utara
GARBETA Bantah Tuduhan Penjarahan, Serahkan Penyelesaian ke Hukum
Bupati Egi Turun Langsung ke Lokasi Jalan Rusak, Ikut Mancing dan Bakar Lele Sambil Janji Perbaikan Tahun Ini
Kembali Gelar Aksi! KOMUNIKASI Tuntut Transparansi Kasus Perjadin Fiktif DPRD Bengkulu Utara