Redaksi88.com – Israel mengumumkan pihaknya telah menewaskan juru bicara sayap militer Hamas, Abu Obeida, dalam operasi militernya di Kota Gaza, Palestina, pada Sabtu, 30 Agustus 2025.
Abu Obeida yang bernama asli Hudahaifa Kahlout dikenal luas sebagai “wajah tentara Hamas”. Ia kerap tampil di televisi dengan wajah tertutup keffiyeh, hanya memperlihatkan kedua matanya.
Terkini, Klaim Israel mengenai serangan terhadap Abu Obeida disebut sebagai bagian dari upaya Tel Aviv menekan basis terakhir Hamas di Gaza.
Baca Juga: Respons Uya Kuya soal Rumahnya yang Ludes Dijarah Massa: Semoga Apa yang Diambil Bisa Bermanfaat
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyampaikan hal tersebut dalam pernyataan resmi pada Senin, 1 September 2025.
“Juru bicara teroris Hamas telah dieliminasi. Abu Obeida akan segera bertemu dengan banyak rekan kriminalnya,” ujar Katz sebagaimana dilansir dari Reuters, Senin, 1 September 2025.
Kendati demikian, Hamas hingga kini belum memberikan klarifikasi terkait nasib Abu Obeida. Kelompok itu hanya menyebutkan puluhan warga sipil menjadi korban akibat serangan udara Israel di kawasan al-Rimal, Gaza.
Baca Juga: Kapal Migran Tenggelam saat Perjalanan Menuju Eropa, 70 Orang Dilaporkan Tewas
Di sisi lain, Israel meyakini kematian Abu Obeida menyisakan hanya tiga pemimpin senior Hamas di Jalur Gaza, yakni Izz al-Din al-Haddad selaku komandan Brigade Utara, Raed Saad sebagai kepala operasi Hamas, serta Hussein Fayyad yang memimpin Hamas di Beit Hanoun.
Terpisah, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan tujuan operasi di Gaza adalah menghancurkan kekuatan Hamas sekaligus menyelamatkan puluhan sandera yang masih ditahan.
“Kami tidak akan berhenti sampai semua sandera dibebaskan,” kata Netanyahu sebagaimana dikutip dari Arab News, Senin, 1 September 2025.
Baca Juga: Tips Jitu Memulai Usaha untuk Pemula, Minim Risiko tapi Berpeluang Besar
Serangan besar-besaran Israel di Gaza menuai kecaman dari sejumlah negara besar yang menilai operasi tersebut berpotensi memperparah krisis kemanusiaan.
Kementerian Kesehatan Gaza yang berada di bawah kendali Hamas melaporkan lebih dari 63.000 warga Palestina tewas akibat agresi Israel.
Artikel Terkait
Prabowo Pastikan Pemeriksaan Kasus Brimob Cepat dan Transparan
Industri Mamin RI Tembus Pasar Afrika, Ekspor Biskuit hingga Pantai Gading
Analis Politik Hensa Sarankan Prabowo Intens Komunikasi Lewat Media, Bukan Influencer, untuk Redakan Kegelisahan Publik
Kapal Migran Tenggelam saat Perjalanan Menuju Eropa, 70 Orang Dilaporkan Tewas
Respons Uya Kuya soal Rumahnya yang Ludes Dijarah Massa: Semoga Apa yang Diambil Bisa Bermanfaat