Publik menanti apakah Prabowo akan menggemakan isu klasik seperti Palestina dan reformasi PBB, atau menghadirkan visi baru Indonesia menghadapi tantangan geopolitik secara global.
Yang pasti, pada akhirnya pidato ini akan menambah jejak panjang perjalanan diplomasi Indonesia di forum musyawarah global sejak era Presiden Soekarno.***
Artikel Terkait
Listyo Sigit Bentuk Tim Transformasi Reformasi Polri, Sebut Langkah Responsibilitas Institusi
Banyak Nasabah Mengaku Rugi, Begini Kata Mandiri Sekuritas Respons Layanan Aplikasi Growin’ Error
Ancaman Serius Menkeu Purbaya soal Rokok Ilegal, yang Terlibat Kita Sikat
Inggris dan Sekutu Akui Palestina, Publik Dunia Tunggu Langkah Israel di PBB
Hotman Paris Protes, Menkeu Purbaya Klaim Kebijakan Rp200 Triliun di Himbara Mulai Berdampak