Sebelumnya, Pemerintah Seoul meminta Hyundai Cruise untuk membatalkan acara pesta kembang api pada Minggu pukul 14.40.
Pembatalan acara pesta kembang api yang digelar Hyundai Cruise itu dengan alasan suasana berkabung yang menyelimuti insiden tragis Jeju Air. Namun, imbauan tersebut diabaikan pihak terkait.
Permintaan Maaf Hyundai Cruise
Hyundai Cruise tetap menggelar pertunjukan kembang api pada pukul 18.30, alasannya karena kesulitan untuk membatalkan acara yang telah dipesan sebelumnya.
Setelah dibanjiri kritik dari publik, perusahaan tersebut mengeluarkan permintaan maaf.
"Acara tersebut, yang tetap diselenggarakan meskipun ada permintaan dari Seoul, seharusnya dibatalkan," tulis Hyundai Cruise dalam pernyataan resminya pada Rabu, 1 Januari 2024.
"Kami minta maaf karena tetap melanjutkan acara dan menyebabkan masalah selama masa berkabung nasional," lanjutnya.
Berkaca dari hal itu, terdapat fakta terbaru soal kecelakaan Pesawat Jeju Air di Korsel.
Bagi yang belum tahu, kecelakaan pesawat itu terjadi setelah adanya peringatan gangguan burung atau bird strike dari menara kontrol.
Kemudian, pesawat itu mengeluarkan panggilan darurat dan mendarat darurat tanpa roda sebelum menabrak pembatas dan terbakar.
Peristiwa itu menewaskan 179 orang di dalamnya, dan terdapat dua pramugari yang selamat. Berikut ini fakta terbarunya:
Black Box Akan Dikirim ke AS
Meski diyakini ketiga sistem roda pendaratan gagal beroperasi dengan baik, penyebab pasti kecelakaan Pesawat Jeju Air hingga kini masih dalam proses penyelidikan.
Salah satunya, terkait kotak hitam pesawat yang telah ditemukan dan sedang dalam proses analisis.
Dilansir dari The Guardian, salah satu kotak hitam yang berisi flight data recorder (FDR) atau rekaman data penerbangan dilaporkan rusak.
Terkini, Otoritas Korsel sedang mencari cara untuk mengambil data dari dalam FDR pesawat itu.
Wakil Menteri Penerbangan Sipil Korea Selatan, Joo Jong-wan, mengklaim telah menyisir lokasi kecelakaan di Muan sejak peristiwa itu terjadi.
Artikel Terkait
Harga BBM Non subsidi Naik Mulai 1 Januari 2025, Berikut Daftar Lengkapnya!
Kedai Kopi di Bandar Lampung Ambruk, Pengunjung Alami Luka Ringan
Kejagung Ungkap Kerugian Negara Akibat Kasus Korupsi Sepanjang Tahun 2024 Capai Rp310,61 Triliun dan 58 Kg Emas
Kepergian Pratama Arhan dari Suwon FC, Ini 4 Fakta Perjalanan Pratama Arhan di Liga Korsel
PLN Diskon 50 Persen Awal Tahun: Begini Cara ‘Menabung’ Listrik Murah untuk Setahun!