REDAKSI88.com - Presiden Prabowo Subianto mengunjungi kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Senin (7/4/2025) malam.
Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam ini dihadiri sejumlah petinggi dari kedua kubu, memicu beragam spekulasi di kalangan politisi dan pengamat.
Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, membenarkan kabar ini di Kompleks Parlemen, Selasa (8/4/2025).
Ia menyebutkan bahwa silaturahmi antara kedua tokoh memang kerap terjadi, dan kali ini bertepatan dengan momen Idul Fitri 1446 Hijriah.
Baca Juga: Gaji PNS Naik 16 persen Ramai Diperbincangkan, Begini Penegasan BKN
“Selama ini memang ada pertemuan silaturahmi antara Pak Prabowo dan Ibu Megawati di kediaman Ibu Megawati di (Jalan) Teuku Umar,” ungkap Dasco saat ditemui pada Selasa, 8 April 2025.
Lebih lanjut, Dasco menjelaskan bahwa kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk silaturahmi Hari Raya Idulfitri, sebuah tradisi yang menjadi bagian penting dalam hubungan sosial dan politik di Indonesia.
“Pertemuan silaturahmi dalam rangka Hari Raya Idulfitri,” tambahnya.
Baca Juga: Prabowo-Megawati Akan Bertemu? Dasco Ahmad Buka Suara Soal Agenda Politik Ini
Dalam lawatannya, Prabowo tidak datang sendiri.
Ia didampingi sejumlah tokoh penting dari Partai Gerindra, termasuk Dasco sendiri, Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani, Wakil Ketua Umum Sugiono, serta Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPP Gerindra yang juga menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.
Tak ketinggalan, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya juga ikut serta mendampingi.
Di sisi lain, Megawati juga tidak sendiri saat menerima kunjungan tersebut.
Menurut Dasco, beberapa tokoh turut mendampingi mantan Presiden itu, salah satunya adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Budi Gunawan.
Artikel Terkait
Sri Mulyani Kritik Kebijakan Trump: Tarif Resiprokal Tak Masuk Akal, Tak Dapat Dipahami Ekonom
SBY Ungkap Strategi Rahasia Prabowo Hadapi Tarif Impor AS: 'Dual Track Strategy'
Luhut Tanggapi Pelemahan Rupiah ke Rp17.000: Masih Normal dan Investor China Tetap Minat
Hadapi Tarif Impor 32 persen, Luhut: Indonesia Tak Perlu Panik, Pengalaman Krisis Jadi Modal Utama
Nasib Staf MBG yang Tak Kunjung Bergaji vs Kesedihan Prabowo Atas Menteri Tanpa Mobil Dinas
Gaji PNS Naik 16 persen Ramai Diperbincangkan, Begini Penegasan BKN