Hadapi Tarif Impor 32 persen, Luhut: Indonesia Tak Perlu Panik, Pengalaman Krisis Jadi Modal Utama

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Selasa, 8 April 2025 | 23:07 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan sebut Indonesia tak perlu khawatir pada kebijakan Trump. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Luhut Binsar Pandjaitan sebut Indonesia tak perlu khawatir pada kebijakan Trump. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

REDAKSI88.com  - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan Indonesia tidak perlu panik menghadapi kebijakan tarif impor yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Kebijakan Trump yang menetapkan tarif impor 32 persen untuk produk Indonesia dinilai Luhut hanya akan memberikan dampak terbatas pada perekonomian nasional.

"Dampak terhadap PDB Indonesia akibat tarif resiprokal Amerika Serikat juga diperkirakan akan terbatas," ucap Luhut dalam Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden yang disiarkan langsung melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (8/4/2025).

Baca Juga: Luhut Tanggapi Pelemahan Rupiah ke Rp17.000: Masih Normal dan Investor China Tetap Minat

"Kami melakukan simulasi-simulasi yang sangat intensif selama lebaran ini, kami melihat bahwa porsi ekspor Indonesia terhadap PDB relatif rendah sekitar 23,8 persen dan porsi ekspor ke Amerika Serikat juga hanya 10 persen dari total ekspor Indonesia," paparnya.

Berdasarkan analisis data dan berbagai kajian mendalam, Luhut menegaskan Indonesia tidak perlu merasa khawatir secara berlebihan.

"Kita sebenarnya tidak perlu khawatir berlebihan, waspada, yes," tegasnya.

Mantan Panglima Kostrad ini juga mengingatkan kesuksesan Indonesia dalam melewati berbagai tantangan besar di masa lalu.

Baca Juga: SBY Ungkap Strategi Rahasia Prabowo Hadapi Tarif Impor AS: 'Dual Track Strategy'

"Pengalaman kita juga menangani kasus-kasus besar sudah cukup banyak, bagaimana negara-negara lain pontang-panting menghadapi COVID-19, kita mampu mengatasi dengan baik," jelas Luhut.

Dengan semangat gotong royong, Luhut yakin Indonesia mampu menghadapi tantangan kali ini.

"Kita kompak, kita satu padu dan kita saling mendukung untuk saling mengatasi masalah ini karena kita punya data dan potensi yang kuat bahwa kita mampu memitigasi masalah ini," tandasnya.***

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X