Permintaan ini kemudian disampaikan Marcella Santoso kepada MSY.
"MS menghubungi MSY, dan dalam percakapan itu, MSY menyanggupi akan menyiapkan permintaan tersebut dalam bentuk mata uang dolar AS ataupun dolar Singapura," tegas Qohar.
Kasus ini semakin menguak keterlibatan berbagai pihak, mulai dari oknum penegak hukum hingga korporasi, dalam upaya memengaruhi putusan pengadilan.
Kejagung terus mendalami jaringan suap ini untuk mengungkap semua pelaku yang terlibat.***
Artikel Terkait
Pihak Klinik Akui Sempat Terima Keluhan dari Pasien, Dokter Kandungan yang Viral Sudah Berhenti Praktik
Pemerintah Pastikan Cairkan Tukin Dosen ASN Juli 2025, Hak sejak 1 Januari Ikut Dibayarkan
Harga Emas Antam Tinggi, Catat Harga Terkini Sebelum Beli atau Jual!
Perang Dagang China vs AS: Influencer Raymond Chin Sebut Kebijakan Tarif Trump Kalah Telak dari Negeri Tirai Bambu
Kejagung Sita 3 Mobil Mewah dan 4 Sepeda Brompton Usai Geledah 3 Lokasi Terkait Skandal Suap Vonis Lepas Korupsi Ekspor CPO di PN Jakarta
Cinta yang Membuatnya Jatuh Sakit: Kisah Haru Titiek Puspa dan Kepeduliannya pada Indonesia