Budi menilai praktik ini sangat berbahaya karena mengorbankan keselamatan pasien dengan menyerahkan tanggung jawab besar kepada peserta didik.
“Hampir di seluruh rumah sakit pendidikan yang mengerjakan pekerjaan konsulen anestesi adalah PPDS-nya, muridnya, ini sangat berbahaya,” tegasnya.***
Artikel Terkait
Harga Gabah Tak Wajar, Menteri Amran Tindak Tegas Oknum BULOG yang Ketahuan Beli dari Tengkulak
Imbas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di RSHS Bandung, Menkes Wajibkan Tes Psikologi untuk Rekrutmen PPDS
Usai Viral Dugaan Pelecehan oleh Oknum Dokter di Medsos, Menkes Justru Soroti Jam Kerja Peserta PPDS yang Dinilai Berlebihan
Zulhas Ingin Satu Komando, PAN Bidik Masuk Empat Besar di Pemilu 2029
Kronologi Skandal Dokter PPDS UI Intip Mahasiswi Mandi: Motif Pelaku Iseng