Imran menambahkan, selama 70 hari operasional ibadah haji, sebanyak 1.710 jemaah tercatat menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi (RSAS).
Diagnosis terbanyak antara lain pneumonia, diabetes melitus, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
Untuk pelayanan kefarmasian, tercatat 12.396 layanan diberikan, dengan jenis obat paling banyak digunakan adalah tablet flu batuk kombinasi.***
Artikel Terkait
Daftar 11 Negara Anggota Tetap BRICS yang Kini Bikin Trump Geram karena Tarif Impornya Dianggap Remeh
Jasad Pria di Sungai Ciliwung Diduga Pegawai Kemendagri yang Hilang, Identifikasi Menunggu Hasil Tes DNA
Bukan Lagi Kemenag, Ini Penjelasan Istana soal BP Haji yang Akan Ambil Alih Penyelenggaraan Haji 2026
Juli 2025: Pemerintah Salurkan 360 Ribu Ton Bantuan Sosial Beras, Mentan Warning Mafia Pangan
Jelang Hadiri Bastille Day, Presiden Bahas Sekolah Rakyat dan Cuaca Ekstrem lewat Ratas Virtual