Penetapan 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional Dinilai Kebetulan, Istana Tegaskan Tak Ada Unsur Cocoklogi

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Rabu, 16 Juli 2025 | 17:00 WIB
Kepala PCO Hasan Nasbi dalam konferensi pers mingguan, Rabu, 16 Juli 2025.  (Kantor Komunikasi Kepresidenan/PCO)
Kepala PCO Hasan Nasbi dalam konferensi pers mingguan, Rabu, 16 Juli 2025. (Kantor Komunikasi Kepresidenan/PCO)

“Jangan disimplikasi, jangan dikerucutkan seolah-olah ada agenda tertentu. Kita harus melihat konteks yang lebih besar, yaitu penghormatan terhadap kebudayaan nasional,” ujar Aria Bima kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Senin, 14 Juli 2025.

Ia pun meyakini bahwa Presiden Prabowo sendiri tidak akan nyaman jika hari kelahirannya dikaitkan secara langsung dengan penetapan Hari Kebudayaan Nasional.

“Saya kira Pak Prabowo tidak akan suka jika hari lahir beliau dijadikan semacam simbolisasi untuk hal sebesar itu. Kebudayaan adalah sesuatu yang jauh lebih luas dan mendalam,” tutupnya.***

 

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X