Tren Global: Konsumsi Tembakau Terus Menurun
Indrawan mengutip data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menunjukkan penurunan signifikan dalam konsumsi tembakau global.
“Dari satu banding tiga orang dewasa pada tahun 2000, menjadi satu banding lima pada 2022,” ungkapnya.
Menurutnya, tren ini menandakan masa depan industri hasil tembakau tidak lagi secerah masa lalu.
“Bertahan hanya dengan produk berbasis tembakau adalah strategi yang ketinggalan zaman,” klaimnya.
Sebagai solusi, ia mendorong pelaku besar untuk melakukan diversifikasi bisnis ke sektor lain yang lebih berkelanjutan, seperti teknologi, kesehatan, atau energi terbarukan.
“Bayangkan jika mereka berinvestasi di sektor kesehatan. Paradoks memang, tapi justru bisa jadi pilar baru yang stabil,” tukasnya.***
Artikel Terkait
Hanya 50 Ponpes di Indonesia Punya Izin Bangunan, Menteri PU Ungkap Fakta Mengejutkan Usai Tragedi Al Khoziny
27 Pati Polri Naik Pangkat, Empat Jenderal Sandang Bintang Tiga
KPK Bongkar Modus Jual Beli Kuota Haji 2024 oleh Travel Ilegal, Pengembalian Uang Hampir Rp100 Miliar
Update Insiden Ambruknya Ponpes Al Khoziny: 104 Orang Selamat, 67 Meninggal Dunia Termasuk Body Part
Menkeu Purbaya Pangkas DBH DKI Rp15 Triliun, Pramono Anung Legawa dan Siapkan Efisiensi Anggaran
Setelah Polisi Tangkap ‘Bjorka’, Koalisi Sipil Justru Minta Usut Bukti Kuat Ketimbang Bahas Keaslian Pelakunya