Banjir Bandang di Jalur Pantura Batang, 6 Laju Kereta Api Terganggu, BMKG Peringatkan Puncak Musim Hujan di Jateng

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Kamis, 30 Januari 2025 | 19:20 WIB
Potret banjir bandang di wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng) pada Kamis, 30 Januari 2025.  (X.com/@Jateng_Twit)
Potret banjir bandang di wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng) pada Kamis, 30 Januari 2025. (X.com/@Jateng_Twit)

REDAKSI88.com, Jateng - Banjir bandang melanda Jalur Pantura di Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng), pada Kamis, 30 Januari 2025, sekitar pukul 11.00 WIB, memicu gangguan lalu lintas.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan genangan air tinggi di Jalur Pantura Batang yang membuat kendaraan melaju lambat dan pengendara motor kesulitan melintas.

"Kondisi Pantura Jalan Raya Beji-Sawahan, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang," tulis akun Info Jateng dalam cuitan di X @Jateng_Twit, Kamis, 30 Januari 2025.

Dalam video yang diunggah, terlihat banyak kendaraan melaju pelan, sementara sepeda motor berusaha menerjang arus air yang meluap hingga ke jalan raya.

Baca Juga: Coca Cola Tarik Produk dari Eropa karena Kandungan Klorat Tinggi, Bagaimana dengan di Indonesia?

Kondisi banjir di Kabupaten Batang semakin memprihatinkan karena ketinggian air diperkirakan mencapai lutut orang dewasa, menghambat aktivitas masyarakat setempat.

Selain mengganggu lalu lintas darat, banjir bandang ini juga berdampak pada perjalanan kereta api, memaksa PT KAI menutup jalur rel untuk sementara waktu.

PT KAI mencatat bahwa enam perjalanan kereta api terdampak banjir di petak antara Stasiun Krengseng dan Stasiun Plabuan, Kabupaten Batang, pada Kamis, 30 Januari 2025.

"Pada Kamis, 30 Januari 2025, pukul 05.15 WIB, terdapat luapan air pada kedua jalur di Kilometer 50+2 petak jalan Stasiun Krengseng-Stasiun Plabuan, Kabupaten Batang," tulis PT KAI melalui akun X @KAI121.

Baca Juga: Kebakaran Hutan Melanda Melbourne Barat akibat Gelombang Panas, Pemerintah Langsung Keluarkan Perintah Evakuasi

"Demi keselamatan, mulai pukul 05.15 WIB, kedua jalur ditutup sementara dan tidak dapat dilalui oleh perjalanan kereta api," tambah pernyataan PT KAI.

Puluhan petugas langsung dikerahkan untuk menangani kondisi tersebut, hingga akhirnya jalur hulu dapat digunakan kembali pada pukul 07.31 WIB dan jalur hilir pada 08.50 WIB.

"Mulai pukul 08.50 WIB, semua jalur sudah dapat dilalui perjalanan kereta api dengan kecepatan terbatas pada lokasi terdampak," jelas PT KAI dalam pernyataan resminya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, PT KAI menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan perjalanan akibat musibah ini.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X