Banjir Bandang di Jalur Pantura Batang, 6 Laju Kereta Api Terganggu, BMKG Peringatkan Puncak Musim Hujan di Jateng

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Kamis, 30 Januari 2025 | 19:20 WIB
Potret banjir bandang di wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng) pada Kamis, 30 Januari 2025.  (X.com/@Jateng_Twit)
Potret banjir bandang di wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng) pada Kamis, 30 Januari 2025. (X.com/@Jateng_Twit)

Berikut adalah enam perjalanan kereta api yang sempat terganggu akibat banjir di Kabupaten Batang:

1. KA Blambangan Ekspres (KA 185B) – Rute Ketapang - Pasar Senen


2. KA Kaligung (KA 195) – Rute Semarang Poncol - Brebes


3. KA Dharmawangsa (KA 131) – Rute Surabaya Pasar Turi - Pasar Senen


4. KA Argo Merbabu (KA 19F) – Rute Semarang Tawang Bank Jateng - Gambir


5. KA Tawang Jaya (KA 258) – Rute Pasar Senen - Semarang Poncol


6. KA Kaligung (KA 194) – Rute Tegal - Semarang Poncol

Baca Juga: Istilah Baru 'Ubur-ubur Ikan Lele' di Medsos, Dari Tilang Polisi hingga Lirik Lagu Rap Indonesia

Gangguan perjalanan ini menunjukkan dampak serius dari bencana hidrometeorologi yang masih mengancam wilayah Jawa Tengah pada puncak musim hujan.

Menyikapi banjir di Batang, BMKG mengungkap bahwa seluruh wilayah Jawa Tengah telah memasuki musim hujan sejak Desember 2024, dengan puncaknya terjadi pada Januari-Februari 2025.

"Sebagian besar wilayah Jawa Tengah akan mengalami puncak musim hujan hingga Februari. Namun, puncak ini tidak serempak, terjadi bertahap mulai November, Desember, Januari, hingga Februari," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam siaran persnya, Rabu, 29 Januari 2025.

Baca Juga: Menko Bidang Pangan RI Salurkan Bantuan Bibit dan Bahan Pangan untuk Korban Banjir di Lamsel

BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi di Jawa Tengah dalam beberapa pekan ke depan.

"Hal ini membuat potensi bencana, seperti yang terjadi di Pekalongan, masih bisa terjadi. Oleh karena itu, langkah antisipasi terus kami tingkatkan," tegas Dwikorita.

Kawasan Pekalongan, Batang, dan Boyolali disebut sebagai wilayah dengan risiko tinggi, karena curah hujan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi menimbulkan bencana.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X