REDAKSI88.com, Jakarta– Presiden RI Prabowo Subianto berencana membangun penjara koruptor di pulau terpencil sebagai langkah tegas dalam memberantas korupsi dan memberikan efek jera.
Menurutnya, koruptor yang telah menyengsarakan rakyat harus dikurung di lokasi terpencil agar tidak bisa melarikan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara adil.
"Saya juga akan sisihkan dana buat penjara di suatu tempat yang terpencil, mereka gak bisa keluar. Kita akan cari pulau, kalau mereka keluar biar ketemu sama hiu," ujar Prabowo dalam acara di Plaza Insan Berprestasi, Kantor Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Kamis (13/3/2025).
Baca Juga: Soal Dana BOS Rp 700 Juta, Kepsek SMA N 8 Bengkulu Utara Bungkam
Ia menegaskan bahwa korupsi menjadi batu sandungan pembangunan negara serta berdampak buruk terhadap masyarakat, termasuk guru, dokter, perawat, dan petani.
Dana yang seharusnya dialokasikan untuk kesejahteraan rakyat sering disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab, sehingga menghambat program-program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Prabowo menginstruksikan Kabinet Merah Putih melakukan efisiensi anggaran agar dana publik dioptimalkan serta mencegah penyelewengan yang berakibat merugikan masyarakat luas.
Meskipun ada pihak yang menentang kebijakan efisiensi ini, ia memastikan bahwa pemerintahannya tetap berada di jalur yang benar demi kesejahteraan rakyat.
Baca Juga: Update Skandal Korupsi Iklan BJB: Anggaran Rp406 Miliar, Realisasi Hanya Rp100 Miliar
Presiden menegaskan sikap pantang mundur dalam melawan koruptor, bahkan rela mempertaruhkan nyawanya agar korupsi tidak terus merusak masa depan bangsa.
"Saya tidak akan mundur menghadapi koruptor. Mereka harusnya ngerti saya ini siap mati untuk bangsa dan negara ini. Mafia manapun saya tidak takut. Apalagi ada Kapolri dan TNI, apalagi ada guru-guru yang akan membantu saya," kata Presiden.
Ia juga menaruh harapan besar pada sektor pendidikan, sebab optimalisasi program pendidikan dinilai mampu memperkuat upaya pemberantasan korupsi serta mendukung kemajuan negara.***
Artikel Terkait
Ahok Ungkap Isi Rapat Pertamina di Kejagung, Akui Masih Punya Agenda Catatan Lengkap
Dana BOS SMA N 8 Bengkulu Utara Capai 700 Juta, Pengembalian Pungutan Perpisahan?
Kejagung Ungkap Banyak Data Kinerja Pertamina, Ahok: 'Mereka Punya Data yang Lebih Banyak Daripada yang Saya Tahu'
Ahok Singgung Nama Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Usai Diperiksa dalam Skandal Minyak Mentah
Update Skandal Korupsi Iklan BJB: Anggaran Rp406 Miliar, Realisasi Hanya Rp100 Miliar
Soal Dana BOS Rp 700 Juta, Kepsek SMA N 8 Bengkulu Utara Bungkam