Isu Keretakan dengan Donald Trump Mencuat, Ini Respons PM Israel Benjamin Netanyahu

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Kamis, 22 Mei 2025 | 16:00 WIB
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (x.com / netanyahu)
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (x.com / netanyahu)

Redaksi88.comPerdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, akhirnya angkat bicara terkait rumor yang menyebut adanya ketegangan antara dirinya dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Kabar tersebut mencuat usai Trump menggelar kunjungan penting ke sejumlah negara Teluk tanpa menyertakan Israel dalam agendanya. 

Dalam lawatannya, Trump mengunjungi Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA), serta menandatangani berbagai kesepakatan bisnis bernilai besar.

Baca Juga: DPR Desak BGN dan BPOM Tetapkan Standar Keamanan Bahan Tempat Makan Program MBG

Ketidakhadiran Israel dalam daftar kunjungan tersebut memicu spekulasi adanya jarak yang mulai terbentuk antara Washington dan Tel Aviv.

Isu ini makin menguat setelah Trump memutuskan menghentikan serangan terhadap kelompok Houthi di Yaman, kelompok yang diketahui kerap menembakkan rudal ke wilayah Israel. 

Bersamaan dengan itu, Trump juga membuka peluang dialog nuklir baru dengan Iran, musuh utama Israel di kawasan Timur Tengah.

Menanggapi berbagai spekulasi tersebut, Netanyahu membantah adanya keretakan hubungan dengan Trump dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu, 21 Mei 2025. Ia menyebut telah berbicara langsung dengan Presiden AS.

“Trump berkata kepada saya, Bibi, saya ingin kau tahu, saya punya komitmen penuh padamu dan kepada negara Israel,” ujar Netanyahu seperti dikutip pada Kamis, 22 Mei 2025.

Baca Juga: Kejagung Ungkap Dugaan Mantan Bos Sritex Gunakan Kredit Bank Bukan untuk Modal, tapi untuk Bayar Utang dan Beli Aset

Sebelumnya, Netanyahu memang belum memberikan tanggapan terkait kunjungan Trump ke negara-negara Teluk. Namun kini, ia menegaskan bahwa hubungan AS dan Israel tetap terjaga baik.

Netanyahu juga mengungkapkan bahwa Wakil Presiden AS, JD Vance, turut menghubunginya beberapa hari lalu.

“Dia bilang kepada saya, Jangan percaya berita-berita palsu soal hubungan kita yang memburuk,” kata Netanyahu.

Sebagai informasi, pemerintahan Trump belakangan mulai mendesak Israel untuk mengakhiri konflik bersenjata dan lebih memprioritaskan keselamatan warga sipil. 

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Sumber: Pemberitaan Media Siber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X