Implikasi Kenaikan PPN 12 Persen terhadap Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Hafizah Mahasiswi S1 Akuntansi FEB

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Selasa, 10 Desember 2024 | 19:21 WIB
Opini- Hafizah Mahasiswi S1 Akuntansi FEB Universitas Jambi.  (Foto/Hafizah)
Opini- Hafizah Mahasiswi S1 Akuntansi FEB Universitas Jambi. (Foto/Hafizah)

Hal itu dibuktikan dengan peningkatan PPN sebelumnya dari 10% menuju 11% yang mampu meningkatkan penerimaan negara tanpa mengganggu peningkatan ekonomi dan menjaga inflasi tetap stabil.

PPN 12% diharapkan mampu meningkatkan jumlah penerimaan negara karena 53% dari PDB Indonesia tahun 2023 terdiri atas tingkat konsumsi rumah tangga. 

Hal ini Menunjukkan masih tingginya daya beli masyarakat di Indonesia meskipun terdapat kenaikan tarif sebelumnya yaitu 11%. Itu disebabkan oleh tingginya Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) di Indonesia.

Penerimaan pajak dari PPN akan digunakan untuk meningkatkan pelayanan publik terhadap seluruh lapisan masyarakat dan subsidi terhadap masyarakat lapisan menengah ke bawah. 

Sehingga kenaikan tersebut dapat diimbangi dengan insentif yang diterima. Pemerintah juga telah memitigasi beban masyarakat dengan tidak mengenakan PPN pada bahan kebutuhan pokok, edukasi, pelayanan kesehatan, dan social.

Jadi kesimpulannya, kenaikan PPN dari 11% ke 12% yang akan diberlakukan ditahun 2025, menimbulkan berbagai respon, baik itu respon positif maupun negatif. 

Disatu sisi langkah ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan, yang pada akhirnya dapat membuka lapangan pekerjaan dan memperkuat perekonomian nasional. 

Namun disisi lain konsumen khawatir akan kenaikan barang, dan para pengusaha maupun para pelaku UMKM menghadapi dilema dalam menentukan strategi bisnis yang berkelanjutan ditengah penurunan daya beli masyarakat.***

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Sumber: Hafizah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arah Baru Fundruiser Indonesia

Jumat, 30 Januari 2026 | 06:30 WIB

Ketika Tumbler Menjadi Status Symbol Lingkungan

Sabtu, 13 Desember 2025 | 15:04 WIB

Ketika Ambisi Politik Mengalahkan Rasionalitas Ekonomi

Minggu, 19 Oktober 2025 | 13:57 WIB

Cium Tangan Budaya Feodal

Selasa, 24 Desember 2024 | 14:14 WIB

Wartawan Gaek

Senin, 23 Desember 2024 | 11:58 WIB

Primordialisme

Minggu, 22 Desember 2024 | 12:29 WIB

Batu Bulek Idak Besending

Minggu, 22 Desember 2024 | 12:11 WIB

Dampak Polusi Udara Terhadap Kesehatan

Rabu, 11 Desember 2024 | 23:59 WIB
X