Indonesia Tawarkan Mineral Kritis dan Fasilitasi Impor AS dalam Negosiasi Dagang Turunkan Tarif 32 Persen

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Jumat, 18 April 2025 | 18:00 WIB
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (kiri) dan Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto (kanan).  (Instagram.com / @potus - @airlanggahartarto.official)
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (kiri) dan Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto (kanan). (Instagram.com / @potus - @airlanggahartarto.official)

Baca Juga: Update Perang Dagang AS vs China: Trump Sebut Ada Upaya Nego Setelah Xi Jinping Minta Tekanan Tarif Dihentikan

Sebagaimana diketahui, saat ini tarif untuk produk ekspor unggulan Indonesia, seperti garmen, tekstil, dan furnitur, lebih tinggi dibandingkan tarif yang dikenakan pada negara-negara pesaing di kawasan ASEAN.

Meski tarif tinggi tersebut sempat didiskon sementara menjadi 10 persen, AS tetap menerapkan tarif proteksionis untuk barang-barang seperti tekstil dan garmen yang berkisar antara 10 hingga 37 persen.

"Meski saat ini tarif 10 persen untuk 90 hari, di tekstil, garmen, ini kan sudah ada tarif 10-37 persen maka 10 persen tambahan bisa 10 tambah 10 atau 37 tambah 10," terang Airlangga.

"Ini concern kita karena ekspor kita biayanya lebih tinggi, karena ini di-sharing kepada pembeli dan juga ke Indonesia sebagai pengirim," tandasnya.***

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Sumber: Pemberitaan Media Siber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X