REDAKSI88.com – Rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah dinilai dapat menekan biaya haji dan umrah.
Langkah ini diharapkan mengurangi beban finansial jemaah melalui efisiensi akomodasi dan layanan terintegrasi.
Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal menyatakan, keberadaan kampung haji akan memangkas biaya penginapan jemaah yang selama ini membengkak akibat tarif tinggi hotel di zona dekat Masjidil Haram.
Baca Juga: IFG Gelar Progress X, Dorong Peningkatan Peran Perempuan di Dunia Kerja Melalui Kebijakan Inklusif
“Kita DPR sangat apresiasi karena pasti nanti akan ada implikasi penurunan tarif itu, kenapa? Selama ini kalau misalkan kita menyewa hotel di zona 1, di ring 1, pasti kan mahal,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta (8/5/2025).
“Misalkan kalau diberikan kewenangan oleh pemerintah Saudi kita ke Kampung Haji Indonesia, bukan hanya haji, umrah juga pasti akan bisa tertekan,” tambahnya.
Senada disampaikan Hidayat Nur Wahid (HNW), Wakil Ketua MPR dan anggota Komisi VIII DPR, menegaskan bahwa akomodasi merupakan komponen biaya haji tertinggi setelah transportasi.
Baca Juga: DPR Minta Penjelasan Tegas Soal Keterlibatan TNI dalam Pengamanan Kejaksaan
“Selama ini, komponen biaya haji terbesar selain penerbangan, adalah akomodasi, dan konsumsi selama di Makkah,” jelas HNW melalui laman resmi MPR (16/5/2025).
Ia menambahkan, integrasi layanan dan pemendekan masa tinggal dari 41 hari menjadi 30 hari akan semakin menurunkan biaya.
“Kalau seluruh layanan tersebut bisa diintegrasikan dan disediakan langsung oleh Pemerintah Indonesia secara efisien, maka tentu biaya yang ditanggung jemaah bisa menjadi lebih rendah,” jelasnya.
HNW mengonfirmasi bahwa Pemerintah Arab Saudi telah memberikan komitmen awal untuk pembangunan kampung haji.
Baca Juga: Dizalimi! Atalarik Syah Melawan: 'Rumahku Dibongkar, Padahal Saya Hanya Artis'
“Komitmen awal pihak Saudi untuk mengizinkan pembangunan kampung haji Indonesia kabarnya sudah ada itu, benar-benar dapat terjaga dan segera terwujud,” ujarnya.
Artikel Terkait
Impor Hijab China Membanjir, Bos BI Beri Sinyal Dukungan Besar ke UMKM Pesantren
Dizalimi! Atalarik Syah Melawan: 'Rumahku Dibongkar, Padahal Saya Hanya Artis'
DPR Minta Penjelasan Tegas Soal Keterlibatan TNI dalam Pengamanan Kejaksaan
IFG Perluas Jaringan Perlindungan Risiko Pertanian untuk Akselerasi Swasembada Pangan dan Ketahanan Nasional
IFG Gelar Progress X, Dorong Peningkatan Peran Perempuan di Dunia Kerja Melalui Kebijakan Inklusif